![]() |
| Poster Film War Photographer dari en.wikipedia.org |
Indahnya alam Indonesia berhias ragam Seni dan Budaya. Selamat Datang di Jawa Barat, mari nikmati Alam, Seni dan Budaya dalam AMAZING WEST JAVA!
Showing posts with label Resensi. Show all posts
Showing posts with label Resensi. Show all posts
9/05/2015
War Photographer, Demi Sebuah Kedamaian Dunia
9/02/2015
Sinopsis Film Dokumenter War Photographer
![]() |
| Poster Film War Photographer dari en.wikipedia.org |
Film dokumenter ini menggmbarkan
kehidupan seorang Fotografer perang bernama James Nachtwey. Beliau adalah
fotografer kelas dunia yang sudah meliput perang sejak perang di Irlandia
Utara, perang Irak sampai perang Balkan. Selain itu beliau juga meliput tentang
kelaparan di Afrika dan kemiskinan di Indonesia. Untuk lebih jelas, dibawah
ini merupakan lokasi dimana Nachtwey mengambil gambar :
8/28/2015
(500) Days of Summer, Sebuah Drama Romantis Yang Menyegarkan
Film (500) Days of Summer begitu nyaman diikuti disebabkan oleh ceritanya yang
begitu down-to-earth. Tidak ada yang
terlalu dilebih-lebihkan dalam film ini. Didukung dengan musik-musik yang easy listening dan mewakili alur ceritanya,
membuat penonton terbawa alur yang dimainkan dan menikmati jalannya film dari
awal hingga akhir. Menonton film ini seperti
mendengarkan sebuah dongeng tentang Tom Hansen, seorang penulis kartu ucapan,
yang naksir dengan teman kantornya, Summer Finn. Tom digambarkan sebagai pemuda
polos baik hati yang berjiwa romantis sementara Summer adalah gadis dengan
penampilan ala 60an, yang cantik, pintar dan menyenangkan. Sampai disini film
terkesan biasa saja. Twist dari ceritanya adalah saat Tom ingin hubungan
mereka serius sementara Summer tidak suka dengan komitmen. Ini menjadi sesuatu
yang berbeda, karena biasanya perempuan yang tergila-gila dengan komitmen
sementara laki-laki sebaliknya.
![]() |
|
Tom, “I love her smile. I love her hair. I
love her knees. I love how she licks her lips before she talks. I love her
heart-shaped birthmark on her neck. I love it when she sleeps.”
|
8/27/2015
Sinopsis Film 500 Days of Summer
![]() | |
| Poster Film 500 Days of Summer; Courtesy : en.wikipedia.org |
7/07/2013
EMPAT PRODUKSI FILM DOKUMENTER
Tidak terasa beberapa bulan sudah dilalui tanpa memperbaharui blog tercinta ini. Tetapi tak apa, karena balasannya ada 4 film Dokumenter yang berhasil dibuat bersama kawan - kawan. Film yang juga merupakan karya puncak studi dari empat orang kawanku yang menjadi Sutradara dalam filmnya masing - masing. Selamat kawan,. jangan berhenti berkarya! Mari kita buat film dokumenter selanjutnya,,
Film dokumenter berjudul "Pahare" bercerita tentang Tumpeng dalam upacara Wuku Taun yang ada di Kampung Cikondang, Desa Lamajang, Kecamatan Pangalengan, Kabupaten Bandung, Jawa Barat. Mengangkat tema makna tumpeng pada upacara yang merupakan bentuk terima kasih warga terhadap hasil pertanian, tumpeng sarat akan simbol-simbol kehidupan dan adat istiadat leluhur.
Film dokumenter "Anak Pinggiran Kelenteng" berkisah tentang Eric Mintarja yang memperkenalkan kesenian Liong dan Barongsai kepada anak – anak di
sekitar kelenteng. Dengan dimotori Siti Yulianingsih ketua RW setempat anak –
anakpun giat berlatih hingga akhirnya mereka bisa pentas di berbagai tempat dan kegiatan. Tak
sedikit tantangan yang harus mereka lewati namun yang mereka tahu barongsai
telah merubah kehidupan mereka menjadi lebih baik.
Film dokumenter "Teratai Mekar di Batujaya" mencoba untuk merekontruksi candi yang ada di komplek percandian Batujaya, Karawang, Jawa Barat. Ada juga berbagai penemuan yang luar biasa dan mematahkan berbagai teori yang ada sebelumnya. Candi Jiwa dan Candi Belandongan merupakan dua dari beberapa situs yang berhasil ditemukan dan menjadi penemuan arkeologi terbesar kerajaan Tarumanagara hingga saat ini.
Film dokumenter "Malam Diatas Kain" mengisahkan tentang seorang perempuan asal Bandung, Jawa Barat yang belajar membuat batik di Pekalongan, Jawa Tengah. Belajar banyak di kota batik, ia berhasil membuat batik terobosan baru dengan design lokal daerahnya yang khas. Ini juga sekaligus menjadi jawaban bahwa anak muda masih sangat tertarik dengan pesona batik.
Siapa bilang film dokumenter tidak bisa menarik?! Dengan pengemasan yang mantap, film dokumenter juga layak ditonton. Tambah ilmu, tambah pengetahuan dan memanjakan mata pula.... nantikan ulasannya ya.....
2/13/2013
STRUKTUR DRAMATIK FILM ADA APA DENGAN CINTA
1. Eksposisi
Eksposisi
dalam film ini adalah pengenalan tokoh-tokoh dan pengenalan setting diawal film.
Beberapa adegan diantaranya disisipi dengan tittle para pemain. Pengenalan setting
yang dimaksud yakni setting tempat, waktu dan peristiwa. Setting yang dipakai
adalah suasana SMA awal tahun 2000an dengan lokasi SMA di Jakarta.
2. Rising
Action
Rising Action film ini adalah ketika Cinta
dan keempat sahabatnya yakni Alya, Carmen, Maura dan Milly berprinsip
masalah salah satu diantara kita adalah masalah kita semua, musuh salah satu
diantara kita adalah musuh kita semua. Persahabatan mereka tidak main–main,
kapanpun mereka siap membantu satu sama lain bila ada masalah yang menimpa.
Cinta bahkan membuat puisi tentang persahabatan mereka berjudul “Aku ingin
bersama selamanya”. Ini terjadi saat adegan Cinta dan sahabatnya melihat luka
yang ada pada tubuh Alya akibat kekerasan yang terjadi di keluarga Alya.
3. Komplikasi
Komplikasi
dalam film ini adalah ketika Cinta mulai dekat dengan Rangga. Kedekatan ini
telah membuat Cinta dan sahabatnya jarang bertemu. Seperti Cinta terlambat
datang ke konser karena jalan bersama Rangga ke Kwitang. Lalu ketika di
lapangan basket keempat sahabatnya bersama, Cinta sedang menemani Rangga
memasak.
4. Klimaks
Klimaks
dalam film ini adalah ketika Cinta ketahuan berbohong. Cinta membatalkan janji
bertemu dengan sahabatnya dan ia menolak Alya datang ke rumahnya dengan alasan
akan pergi berobat ke rumah sakit padahal ia pergi ke café bersama Rangga.
Disaat bersamaan Alya masuk rumah sakit karena mencoba bunuh diri. Di rumah
sakit inilah Maura, Milly dan Carmen kecewa karena ternyata Cinta telah
membohongi mereka.
5. Falling
Action
Falling action film ini adalah ketika kondisi
persahabatan mereka kembali membaik. Ini terungkap ketika di Rumah sakit Cinta
meminta maaf dan berterus terang kepada Alya perihal kejadian di malam saat ia
pergi bersama Rangga. Cinta yang saat berkata jujur kepergok teman – temannya yang
lain juga meminta maaf kepada mereka. Disinilah persahabatan mereka berlima
kembali membaik.
- Resolusi
Resolusi
film ini adalah ketika Cinta mengatakan ia jatuh cinta kepada Rangga tetapi ia
takut teman-temannya meinggalkan dia. Ini diketahui ketika sahabat-sahabat
Cinta memaksanya berkata jujur di lapangan basket akibat perubahan yang terjadi
pada diri Cinta. Teman-teman Cinta lantas mendorong Cinta untuk segera
mengungkapkan perasaannya kepada Rangga dan di Bandara semua perasaan Cinta
terungkap dengan disaksikan sahabat–sahabat yang mengantarnya.
...by Solihin Ahmed Sinichi...
SINOPSIS FILM ADA APA DENGAN CINTA
Cinta
(Dian Sastrowardoyo) dan keempat temannya yakni Alya (Ladya Cherill), Carmen (Adinia Wirasti), Maura (Titi Kamal) dan Milly (Sissy Priscillia) adalah siswa
SMA pengurus mading di sekolahnya. Lebih dari itu mereka bersahabat dengan
prinsip masalah salah satu diantara kita adalah masalah kita semua, musuh salah
satu diantara kita adalah musuh kita semua. Persahabatan mereka tidak
main–main, kapanpun mereka siap membantu satu sama lain bila ada masalah yang
menimpa. Cinta bahkan membuat puisi tentang persahabatan mereka berjudul “Aku
ingin bersama selamanya” yang ia ikutkan juga pada lomba puisi di sekolahnya.
Persahabatan
mereka diuji kala Cinta menyukai Rangga (Nicholas Saputra). Bermula dari
menangnya Rangga pada lomba puisi yang biasanya dimenangkan Cinta, Cinta yang merupakan
pengurus mading tersinggung karena Rangga tidak pernah mengirim karya puisinya.
Ia berfikir Rangga tidak pernah menganggap mading sekolah ada. Ketersinggungan
Cinta bertambah saat Rangga menolak wawancara yang akan ia lakukan untuk
mengisi profil pemenang lomba puisi di sekolahnya itu. Rangga menganggap ia
tidak pernah mengikuti lomba puisi itu apalagi memenanginya.
Cinta
menceritakan kegeramannya dan ditanggapi serius oleh keempat sahabatnya. Carmen yang
tomboy bahkan siap menimpal Rangga namun Cinta menolaknya. Kondisi ini jugalah
yang membatalkan Alya membagi masalah tentang kekerasan yang terjadi pada
keluarganya kepada Cinta di telfon.
Kegeraman
Cinta berakhir saat Rangga mengucapkan terima kasih kepadanya. Berawal dari
hilangnya buku Rangga yang berjudul Aku karya Syumanjaya, Cinta yang menemukan
buku itu mengembalikannya kepada Rangga. Semenjak kejadian itu mereka menjadi
dekat apalagi keduanya sama-sama menyukai puisi.
Kedekatan
Rangga mulai mengganggu hubungan Cinta dengan keempat sahabatnya. Cinta datang
terlambat ke konser Pas karena sebelumnya jalan-jalan bersama Rangga ke Kwitang
tempat membeli buku-buku bekas. Dikesempatan yang lain ketika keempat sahabat
Cinta di lapangan basket, Cinta sedang mengunjungi Rangga dan menemaninya
memasak.
Puncaknya
adalah pada saat Cinta membatalkan janji bertemu keempat sahabatnya. Berkilah
pergi berobat ke dokter, Cinta pergi ke café bersama Rangga. Disaat bersamaan
Alya yang stress sangat membutuhkan Cinta tetapi dengan alasan yang sama Cinta
menolak kedatangan Alya ke rumahnya.
Disaat
sahabatnya sedang kesulitan dengan masalah yang menimpa, Cinta berkencan dengan
Rangga di sebuah café. Dengan diiringi petikan gitar Cinta membacakan puisi
ciptaan Rangga. Puisi kesepian, kesendirian yang ternyata menggambarkan keadaan
Alya yang tidak tahan dengan masalah yang membelitnya. Ia mencoba bunuh diri
dengan memutus urat nadi ditangannya. Suasana yang sangat kontras dari perinsip
persahabatan yang Cinta dengung – dengungkan.
Saat
Cinta pulang ia sedih mendengar kabar Alya dirawat di rumah sakit akibat
percobaan bunuh diri. Di rumah sakit Maura melarang Cinta bertemu Alya. Ia dan
teman–temanya yang lain kecewa karena Cinta telah berbohong. Cinta sangat
menyesal dan atas kejadian itu ia menganggap Rangga lah penyebab perubahan
dirinya. Cinta lantas meminta Rangga tidak menemuinya. Rangga pun sepakat bahwa
ia tidak akan menghubungi Cinta lagi.
Di
rumah sakit Cinta berterus-terang pada Alya bahwa ia berbohong dan Alya pun
tahu bahwa Cinta berkencan dengan Rangga. Cinta yang saat berkata jujur kepergok
teman-teman yang lainnya juga meminta maaf atas kejadian itu. Ia pun
menerangkan tidak akan berhubungan dengan Rangga lagi.
Cinta
menjadi seorang pelamun, dan ini disadari betul oleh keempat sahabatnya.
Setelah di desak akhirnya Cinta mengakui bahwa ia jatuh cinta kepada Rangga. Keempat
sahabatnya lantas mendesak Cinta untuk meminta maaf dan mengatakan perasaan
Cinta yang sebenarnya kepada Rangga.
Rangga
ternyata berencana pindah sekolah ke Amerika bersama Ayahnya. Ia sangat gelisah
bahkan hanya untuk sekedar berpamitan kepada Cinta. Atas informasi dari Pak
Wardiman, Cinta dan teman– temannya mengetahui rencana Rangga ke Amerika dan
mereka lantas menyusul Rangga ke Bandara. Di Bandara Cinta berhasil menemui
Rangga dan mengungkapkan isi hati yang sebenarnya. Cinta juga meminta Rangga
membatalkan niatnya sekolah di Amerika. Namun Rangga tetap pergi meninggalkan
Cinta. Ia memberi Cinta buku yang pada halaman terakhirnya terdapat puisi dengan
judul "Ada Apa Dengan Cinta?". Rangga berjanji akan kembali di saat
bulan purnama tiba.
2/03/2013
PUISI FILM ADA APA DENGAN CINTA
Puisi
dianggap sebagai ungkapan atau representasi dari pergumulan persepsi dan
ekspresi antara dunia objektif dan dunia subjektif sang penyairnya. Dengan kata
lain puisi dapat dilihat sebagai teks yang memiliki hukum identitas dengan
eksistensi sang penyair. Faktor ini dalam memahami kompleksitas puisi sebagai
teks sastra dikenal dengan pendekatan ontologis yakni yang berkaitan dengan
eksistensi. Selain pendekatan ontologis dalam memahami kompleksitas puisi yang
tidak lain adalah sebuah teks yakni pendekatan bahasa. Puisi adalah ungkapan
yang sangat halus dalam jiwa manusia dengan penyampaian bahasa yang realistik
(Tommy F. Awuy, 1995:72).
Menarik
membicarakan sebuah film puisi yang bukan karena didalam film tersebut ditampilkan
berbagai puisi, tetapi lebih dari itu puisi menjadi latar cerita didalam film
ini. Ada Apa Dengan Cinta merupakan film puisi yang dengan pendekatan ontologis
kita bisa mengenal identitas pemeran utama yang diceritakan sebagai pembuat
puisi. Cinta membuat puisi berjudul “Aku Ingin Bersama Selamanya” sebagai
ungkapan atas keseriusan prinsip kebersamaan dalam persahabatannya. Sementara
Rangga dengan puisi berjudul “Tentang Seseorang” sangat jelas menggambarkan
kesendirian dan kesepian dari hidupnya.
Peranan
puisi dalam film “Ada Apa Dengan Cinta” ini harus lebih dikaji lagi untuk
mengenal identitas para pemeran utama dan eksistensinya sepanjang film ini.
Karena puisi didalam film ini selain sebagai ungkapan jiwa para pemeran utama
melalui tiga puisi yang dibuat, puisi jugalah yang mengawali cerita,
mengantarkan cerita dengan berbagai puisi karya Chairil Anwar dan menutup
cerita dengan puisi Ada Apa Dengan Cinta yang dibuat Rangga. Kajian dari
peranan puisi dalam film “Ada Apa Dengan Cinta” ini sekaligus pembuktian bahwa
film ini adalah film puisi.
Aku
Ingin Bersama Selamanya
Ketika tunas ini tumbuh, serupa
tubuh yang mengakar
Setiap napas yang terhembus
adalah kata
Angan, debur dan emosi bersatu
dalam jubah terpautan
Tangan kita terikat, lidah kita
menyatu
Maka setiap apa terucap adalah
sabda pendita ratu
Ah, di luar itu pasir, di luar
itu debu
Hanya angin meniup saja, lalu
hilang terbang tak ada
Tapi kita tetap menari, menari
cuma kita yang tahu
Jiwa ini tandu, maka duduk saja
Maka akan kita bawa semua
Karena kita adalah satu
![]() |
| Cinta membacakan puisi ini dihadapan sahabat - sahabatnya |
Tentang
Seseorang
Kulari ke hutan kemudian
menyanyiku
Kulari ke pantai kemudian
teriakku
Sepi, sepi dan sendiri aku
benci
Aku ingin bingar, aku mau di
pasar
Bosan aku dengan penat dan
enyah saja kau pekat
Seperti berjelaga jika
kusendiri
Pecahkan saja gelasnya biar
ramai
Biar mengaduh sampai gaduh
Ada malaikat menyulam jaring
laba-laba belang
Di tembok keraton putih
Kenapa tak goyangkan saja
loncengnya biar terdera
Atau aku harus lari ke hutan
belok ke pantai?
![]() |
| Cinta membawakan puisi ini dihadapan Rangga dan para pengunjung Cafe |
Ada
Apa dengan Cinta?
Perempuan datang atas nama
cinta
Bunda pergi karena cinta
Digenangi air racun jingga
adalah wajahmu
Seperti bulan lelap tidur di
hatimu
Yang berdinding kelam dan
kedingainan
Ada apa dengannya? Meninggalkan
hati untuk dicaci
Lalu sekali ini aku melihat
karya surga dari mata seorang hawa
Ada apa dengan cinta?
Tapi aku pasti kembali dalam
satu purnama
Untuk mempertanyakan kembali
cintanya
Bukan untuknya, bukan untuk
siapa
Tapi untukku karena aku ingin
kamu
Itu saja…
Subscribe to:
Posts (Atom)










